Read More Perbaharui inspirasi Anda setiap hari

Cara Menghilangkan Sakit Kepala Berkepanjangan Sesuai dengan Penyebab dan Gejalanya

Penyebab sakit kepala terdiri
dari beberapa kategori dan tingkatan. Cara mengatasinya juga tentu berbeda-beda.
Pengobatan harus sesuai gejala dan rasa sakit yang dirasakan.


Sakit kepala bisa terjadi pada siapa
saja, bahkan di saat yang tak terduga sekalipun. Terkadang kita sendiri bingung
menggambarkan rasa sakitnya. Alhasil, kita jadi semakin sulit menemukan cara
yang tepat untuk mengatasinya.


Minum obat sakit kepala
sembarangan, bukanlah solusi yang tepat dan cepat untuk menyembuhkan. Jika
penyebab sakit kepala belum diketahui, maka pengobatan dan terapi yang tepat
juga menjadi sulit.


Kenali dulu penyebabnya baru
kemudian temukan cara mengobati sakit kepala yang Anda alami. Atau paling tidak
hal ini yang akan membantu dokter untuk memilihkan jenis obat dan terapi yang
tepat untuk Anda.


Beberapa pertanyaan berikut dapat
membantu dokter untuk mengenali dan mendiagnosa frekuensi penyebab sakit kepala
yang sedang Anda alami, diantaranya:
1.
Kapan tepatnya anda mulai mengalami Sakit
kepala?
2.
Bagaimana proses terjadinya, apakah terjadi secara
tiba-tiba?
3.
Apakah rasa sakit datang sepanjang waktu atau
hanya sebentar-sebentar? Berapa lama Rata-rata sakitnya?
4.
Kapan terjadinya dan seberapa sering Anda
merasakan sakit kepala?
5.
Apakah rasa sakitnya semakin parah?
6.
Apakah rasanya seperti kepala ditusuk-tusuk
dengan sesuatu atau seperti apa?
7.
Di bagian mana sakit itu terjadi, apakah di satu
titik tertentu atau hampir di semua bagian?
8.
Apakah ada suatu pemicu yang tampaknya
menimbulkan sakit kepala atau semakin memperparah rasa sakit? Misalnya saat
makan makanan tertentu atau saat Anda sedang batuk?
Untuk
mengungkapkan rasa sakitnya, Anda tidak perlu menjawab semua pertanyaan diatas
akan tetapi cukup dipahami saja. Saat Anda memahaminya, maka hal itu akan
membantu dalam proses penyembuhan. 

Cara Menghilangkan Sakit Kepala Sesuai dengan Penyebab dan Gejalanya

 

Berikut
ini adalah 5 jenis penyebab sakit kepala dan cara mengatasinya sesuai dengan
gejala dan rasa sakit yang dialami, simak selengkapnya.

#1. Sakit
kepala akibat ketegangan

Sakit
kepala ini merupakan yang paling umum dirasakan banyak orang. Biasanya sakit
yang kita rasakan dapat berlangsung selama beberapa hari bahkan hingga
berminggu-minggu.
Jika
ingin digambarkan, rasanya kepala seperti sedang ditimpa benda yang berat dan
cenderung terjadi secara konstan. Selain itu sakit kepala ini terasa makin
sakit saat melihat cahaya terang, namun tidak disertai muntah.
Penyebabnya
terjadinya sakit kepala jenis ini dapat bermacam macap seperti stres atau
depresi, kebisingan, asap, kehilangan cairan atau dehidrasi dan terlalu lama menontonr
TV atau bekerja didepan komputer.
Anda
tak perlu khawatir karena sakit kepala jenis ini tidak membahayakan, namun
harus cepat diatasi. Baca: 9
Cara Mengatasi Stres yang Sudah Terbukti Paling Ampuh dari Waktu ke Waktu.
Cara
mengatasinya cukup sederhana, istirahat yang cukup dan mengkonsumsi obat-batan
yang tersedia diapotek. Namun hanya istirahat yang cukup sudah dapat membantu
Anda mengelola rasa sakit.

#2. Sakit
kepala sebelah akibat Migrain

Penderita
migrain kebanyakan adalah perempuan. Migrain atau sakit kepala sebelah ditandai
dengan rasa nyeri berdenyut-denyut pada satu sisi kepala Anda. Selain itu bisa
pula disertai dengan muntah, serta kilatan cahaya dan mati rasa.
Gejala
sakit kepala sebelah biasanya bertahan hingga 72 jam. Penyebab yang paling umum
adalah tingkat stres meningkat, hormon dan beberapa jenis makanan juga sering
dianggap pemicu serangan migrain. Untuk itu perlu membuat jurnal agar Anda
mengetahui pola serangan migrain amat penting.
Untuk
menghilangkan rasa sakit keapala sebelah akibat migrain dapat digunakan obat
yang mengandung parasetamol. Selain itu, ada juga obat anti migrain untuk
pencegahan dan meminimalkan serangan.
Pada
beberapa kasus, kebanyakan penderita migrain meredakan sakit kepala dengan cara
tidur di ruangan yang tenang dan gelap.

#3. Sakit
kepala akibat sinusitis

Gejala
sakit kepala akibat sinusitis sangat mudah didiagnosis. Biasanya berhubungan
dengan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Selain itu, penderita juga
mengalami flu yang disertai demam, hidung tersumbat di sekitar sinus, di bagian
atas hidung dan sekitar mata.
Untuk
meredakan gejala sakit kepala ini, bisa menggunakan Inhalasi uap panas atau
dekongestan. Untuk membantu mengatasi infeksi, terkadang diperlukan antibiotik.
Sakit
kepala jenis ini biasanya berlangsung satu hari bahkan lebih. Jika Anda mengalami
sakit kepala yang berlangsung lebih dari tiga hari, segera pergi ke
dokter untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri.

#4. Sakit
kepala sebelah

Sakit
kepala jenis ini bukanlah migrain. Penderitanya cenderung dialami para pria
yang mulai memasuki usia awal 30-an dan akan menghilang setelah usia 35. Yang
paling beresiko adalah pria dengan kebiasaan perokok berat.
Gejala
yang paling umum biasanya berlangsung antara 30 dan 90 menit. Rasa sakit yang
hebat di sekitar satu sisi mata merupakan gejala awal. Selain itu, gejala lain yang
timbul berupa kelebihan produksi air mata dan hidung tersumbat di sisi kepala
yang sakit. Pada beberapa kasus terkadang disertai  muntah-muntah.
Untuk
mengatasinya Anda dapat menggunakan obat penghilang rasa sakit  untuk
migrain, namun hanya membantu sedikit. Selain itu Lithium karbonat juga dapat
digunakan  pada kasus yang parah.
Baca juga:
6
Gejala Depresi serta Cara Mengatasinya.
Sebenarnya
penderita sangat tidak disarankan untuk mengkonsumsi lithium karbonan tanpa
pengawasan dari dokter, karena dapat mengakibatkan efek samping yang sangat merugikan.

#5. Sakit
kepala akibat Trigeminal neuralgia

Penderita
sakit kepala ini diduga disebabkan oleh kerusakan pada saraf trigeminal dan saraf
sensorik utama pada wajah. Gejala umumnya adalah rasa sakit yang datang secara
tiba-tiba dan sakitnya terasa parah.
Penyebabnya
utama adalah infeksi, seperti herpes zoster dan  multiple sclerosis. Penderita
biasanya dapat mengalami beberapa kali sakit kepala dalam sehari, namun hanya
berlangsung beberapa detik.
Untuk
mengatasinya tidak bisa langsung mengkonsumsi obat sembarang. Periksakan diri
ke dokter untuk mendapat perasatan seperti terapi ringan termasuk antidepresan
trisiklik, anti-convulsants. Untuk kasus yang parah, dapat pula dilakukan
tindakan operasi.
Artikel
lainnya: 10
Kebiasaan yang Dapat Membunuh Kecerdasan dan Kekuatan Pikiran.

 

Nah,
itulah 5 penyebab sakit kepala yang disertai beberapa gejala serta cara
mengatasinya. Kenali penyebabnya dan temukan pengobatan yang tepat akan
membantu mempercepat proses penyembuhan.

7 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.