5 Kisah CEO Inspiratif yang Namanya Tak Sepopuler Brand yang Didirikan

kisah ceo inspiratif

Ketika mencari kisah CEO inspiratif, nama Bill Gates atau Mark Zuckerberg mungkin jadi salah dua yang muncul kali pertama dalam benak Anda. Wajar saja mengingat keduanya merupakan pemimpin dari perusahaan raksasa ternama di bidang teknologi, yakni Windows dan Facebook.

Namun, masih ada banyak CEO yang berhasil membesarkan usahanya, tetapi tak diketahui publik. Penyebabnya bisa karena mereka memang berusaha low profile, kurang menyukai publikasi, atau lebih senang brand atau bisnisnya yang lebih dikenal khalayak umum. Padahal, perjuangan mereka tak kalah mengesankan ketimbang Gates maupun Zuckerberg.

Lalu, siapa saja sosok-sosok hebat tersebut? Apa saja brand atau bisnis yang sukses di tangan mereka? Simak daftar kisah CEO inspiratif berikut ini!

Phillip H. Knight (NIKE)

Di kalangan sport shoes, NIKE dikenal sebagai salah satu brand populer dengan produk berkualitas. Perusahaan ini juga merancang pakaian serta alat-alat khusus olahraga dengan target audiesni yang lebih luas. Keberhasilan NIKE tak terlepas dari kerja keras sang pendiri, Philip H. Knight. Sebelum menjadi CEO, Knight yang lahir pada Februari 1938 ini hanyalah seorang penjual sepatu keliling.

Pada era 1970-an, Knight menangkap peluang potensial berkat revolusi joging. Kemudian, dia pun memasarkan sepatu produksinya buat pelari pemula maupun non-profesional. Kini, NIKE jadi salah satu brand yang diandalkan banyak atlet maupun masyarakat umum di berbagai negara.

Baca: Kisah Inspiratif Columbus yang Berasal dari Tindakan Nyata.

Larry Page dan Sergey Brin (Google)

Kisah CEO inspiratif selanjutnya datang dari Larry Page dan Sergey Brin. Tanpa mereka berdua, Anda mungkin tak akan browsing lewat Google maupun memakai ponsel berbasis Android. Page dan Brin mendirikan Google pada 1998 dan saat itu keduanya masih berstatus sebagai mahasiswa Ph.D di Universitas Stanford. Sementara pada saat itu, Yahoo masih mendominasi ranah peramban.

Seiring berjalannya waktu, Google yang mulanya adalah peramban mulai melakukan kerja sama dan mengakuisisi sejumlah platform. Hasilnya, Anda kini mendapatkan berbagai produk teknologi seperti Google Maps, Google Adsense, Android, Chrome, dan lain sebagainya.

Lee Byung-chull (Samsung)

Siapa yang tak kenal dengan Samsung? Nama besarnya tak terlepas dari kisah CEO inspiratif Lee Byung-chull. Samsung Group yang didirikan pada 1938 mulanya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produsen sekaligus distributor makanan sehari-hari. Mereka mengekspor macam-macam jenis makanan seperti ikan, sayur, dan buah ke Tiongkok.

Pada 1960, Lee dengan percaya diri melebarkan sayap ke industri elektronik. Dia pun membagi tugas divisi ke berbagai bidang. Kecerdasan yang berpadu dengan ketekunan dari sang CEO menjadikan Samsung sebagai perusahaan teknologi besar dengan perangkat elektronik berkualitas.

Rene Lacoste (LACOSTE)

Umumnya, brand mode sering dikaitkan dengan pendirinya yang punya keahlian di bidang tersebut. Namun, tidak dengan kisah CEO inspiratif yang datang dari Rene Lacoste. Sebelum namanya dikenal di dunia fashion, Lacoste berprofesi sebagai atlet tenis ternama. Akan tetapi, dari bidang itu pula dia mendapatkan inspirasi untuk merancang pakaian khusus olahraga.

Pada 1933, Lacoste mendirikan LACOSTE di Perancis. Selain mendesain baju lengan pendek untuk pemain tenis, Lacoste juga menyediakan lini khusus golf dan berlayar. LACOSTE dengan logo ikonik buaya kini memproduksi item lain seperti sepatu, kacamata, jam tangan, hingga parfum.

Gordon Bowker, Jerry Baldwin, dan Zev Siegl (Starbucks)

Terakhir, ada trio Gordon Bowker, Jerry Baldwin, dan Zev Siegl yang berjasa penuh atas berdirinya Starbucks. Dalam kisah CEO inspiratif ini, mereka bertiga memperoleh ilham dari pengusaha pemanggangan kopi yang dikelola Alfred Peet. Hingga pada Maret 1971, trio tersebut mendirikan Starbucks di Seattle, Washington DC, Amerika Serikat.

Pada 1987, Starbucks dibeli resmi oleh Howard Schultz. Di tangannya, Starbucks semakin sukses dan berhasil membuka cabang di banyak negara. Menu di franchise kedai kopi ini pun bertambah ke kue kering manis, sandwich, dan camilan lain dengan suvenir seperti gelas dan tumbler.

Demikian nama-nama di balik brand populer yang malang melintang selama puluhan tahun. Semoga lima kisah CEO inspiratif ini membuat Anda bersemangat mencetak prestasi!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.