Pengertian Motivasi menurut Para Ahli dan Jenis Motivasi

pengertian motivasi menurut para ahli

Akhir-akhir ini banyak tampil di televisi dan berbagai seminar para motivator, guna membangkitkan motivasi. Sebenarnya apakah makna motivasi itu? Berikut ini adalah pengertian motivasi menurut para ahli.

Asal Kata Motivasi

Motivasi itu secara etimologi berasal dari kata dalam bahasa Inggris yakni motivation, yang artinya adalah dorongan. Sedangkan dalam bahasa latin adalah dari kata movere yang bermakna menggerakkan. Dengan demikian maka motivasi adalah dorongan yang menggerakkan seseorang untuk melakukan suatu tindakan tertentu.

Definisi Motivasi Menurut Para Ahli

Para Ahli memberikan definisinya akan motivasi sebagai berikut.

Uno

Menurut Uno, maka pengertian motivasi ialah sebagai suatu bentuk dorongan, baik itu secara internal maupun secara eksternal dari seseorang yang ditimbulkan oleh akibat dengan adanya suatu hasrat dan minat, dan adanya dorongan serta kebutuhan, juga akibat adanya harapan dan cita-cita, dan juga penghargaan serta penghormatan.

Weiner

Menurut Weiner, yang dikutip oleh Elliot et al maka pengertian motivasi ialah suatu kondisi internal yang membangkitkan diri seseorang untuk melakukan suatu tindakan, dan mendorong individu dalam upayanya untuk mencapai suatu tujuan tertentu ataupun suatu hal yang membuat seorang individu tertarik hingga melakukan suatu kegiatan tertentu.

R. Terry

Menurut G. R. Terry maka motivasi ialah merupakan suatu keinginan yang ada pada diri seseorang yang lalu merangsangnya untuk melakukan sejumlah berbagai tindakan.

Robbins and Judge

Menurut Robbins and Judge maka motivasi pengertiannya ialah suatu proses yang akan menjelaskan intensitas, dan arah juga ketekunan individu guna mencapai tujuannya.

Baca Juga:  40 Kutipan Inspiratif tentang Mengatasi Tantangan

Edwin B. Flippo

Menurut Edwin B. Flippo maka definisi motivasi ialah suatu bentuk keahlian dalam hal mengarahkan seorang pegawai ataupun suatu organisasi guna mencapai keberhasilan dalam bekerja sehingga dapat mencapai tujuan dari suatu organisasi.

Victor H. Vroom

Menurut Victor H. Vroom maka definisi motivasi adalah sebagai suatu akibat dari hasil yang ingin diraih ataupun ingin dicapai oleh diri seseorang dengan memperkirakan bahwa yang dilakukannya tersebut akan dapat mengarahkannya pada suatu hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Djamarah

Menurut Djamarah maka pengertian motivasi ialah sebagai suatu bentuk perubahan energi dari diri dalam individu seseorang yang ditandai dengan adanya atau munculnya feeling atau perasaan dan yang didahului dengan adanya tanggapan terhadap adanya suatu tujuan. Perubahan energi yang terjadi dalam diri seseorang itu didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang nyata yang berupa suatu kegiatan fisik. Seorang individu yang memiliki tujuan tertentu dalam aktivitasnya, maka akan memiliki motivasi yang cukup kuat untuk mencapainya dengan segala daya upaya yang bisa dilakukannya.

Henry Simamora

Menurut Henry Simamora, maka motivasi ialah suatu fungsi yang asalnya dari suatu bentuk pengharapan seorang individu bahwa dengan upaya tertentu maka akan menghasilkan suatu tingkat kinerja yang pada gilirannya nanti akan membuahkan atau menghasilkan suatu imbalan atau suatu hasil sesuai dengan yang dikehendaki.

Artikel lain: 15 Cara Membangkitkan Semangat Dalam Diri.

Jenis Motivasi

Motivasi tersebut dapat dibedakan menjadi dua jenis berikut ini.

Motivasi Intrinsik

Motivasi intrinsik merupakan suatu bentuk dorongan yang asal sumbernya dari dalam diri seseorang guna melakukan suatu tindakan. Jenis motivasi intrinsik ini tidak perlu adanya rangsangan ataupun pengaruh dari luar atau dari orang lain dalam rangka untuk mencapai tujuan.

Baca Juga:  Pengertian Percaya Diri dan Apa Saja Manfaat Yang Bisa Didapatkan

Seorang individu yang memiliki motivasi jenis intrisik ini maka akan cenderung secara lebih aktif karena sumber kekuatan atau asal dorongannya adalah dari dalam dirinya sendiri. Bisa jadi seseorang tersebut sudah akan merasa cukup puas dan gembira jika tindakannya tersebut memberi hasil sesuai tujuan meski tidak mendapat imbalan lainnya dalam bentuk apapun.

Sebagai contoh adalah seperti suatu tindakan seorang anak yang dilakukan atas kesadarannya sendiri bahwa tidak main hujan-hujanan adalah untuk kesehatannya sendiri, jadi tak perlu harus diberi imbalan atau iming-iming akan dibelikan baju atau handphone sehingga mau tidak main hujan-hujanan karena berdasarkan pengalamannya saat sakit itu tidak enak, sehingga guna menghindari rasa sakit yang tidak enak itulah maka ia pun secara sukarela ia berhenti dan tidak lagi main hujan hujanan meski teman-temannya mengajaknya.

Motivasi Ekstrinsik

Motivasi ekstrinsik ialah merupakan suatu kebalikan dari motivasi intrinsik, yakni adanya dorongan yang asalnya dari faktor luar, yakni akibat adanya pengaruh dari orang lain untuk mencapai suatu tujuan yang akan berguna dan menguntungkan dirinya.

Sehingga seorang individu yang memiliki motivasi ekstrinsik ini akan bertindak dan menjadi aktif karena adanya imbalan yang akan diterimanya. Sebagai contohnya ialah seorang anak yang mau makan makanan sehat karena dijanjikan akan dibelikan sepeda atau handphone oleh orang tuanya. Lalu seorang pegawai yang bekerja karena berharap mendapat imbalan gaji, dan lain sebagainya.

Dunia psikologi mempelajari tentang motivasi tersebut dan telah banyak melahirkan berbagai teori mengenai motivasi tersebut.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.