Definisi Asertif Adalah: Cara Menjadi Asertif, Pentingnya Komunikasi Asertif

Asertif adalah kemampuan berkomunikasi atau mengkomunikasikan ide, gagasan atau apa yang diinginkan, dirasakan dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak orang lain.

Menurut Psikolog sekaligus Co-Founder Children Cafe Nuri Indira Dewi, seperti dikutip dari liputan6.com, jumat 7 oktober 2018, asertif adalah perilaku untuk menunjukan atau menyampaikan perasaan atau pemikiran dengan jujur tanpa menyinggung perasaan dan hak orang lain.

Mengapa komunikasi asertif dianggap penting?

Karena perilaku asertif diperlukan agar kita lebh mengenal diri dan lebih jujur ketika membina hubungan dengan sesama. Hubungan dimaksud sangat luas seperti pertemanan, rekan bisnis, rekan kerja atau ketika memimpin sebuah tim untuk mencapai tujuan.

Melalui komunikasi yang asertif kita belajar menghargai diri sendiri dan orang lain, mengekspresikan perasaan positif atau engatif, kepercayaan diri, pendengar yang baik, self control, dan erani mengatakan TIDAK dengan tegas tanpa menyakiti orang lain.

Perlu kita ketahui bahwa hidup terkadang terasa sulit, namun juga terkadang tampak sangat mudah, itulah sebabnya mengapa kita harus tangguh dan luwes (fleksibel).

Dan, itulah fokus dari artikel kita kali ini ini yaitumembantu Anda meningkatkan ketegasan Anda, sehingga Anda dapat menandai tugas, tujuan, dan impian Anda.

Sekarang, kita menyadari bahwa tidak selalu mudah bersikap asertif, terutama jika Anda terbiasa menjadi orang yang suka “bersedia”. Anda mungkin takut jika Anda bertindak tegas, Anda akan dianggap sebagai individu yang menuntut dan tidak baik.

Tetapi, seperti yang akan kami tunjukkan pada Anda dalam beberapa menit ke depan, Anda bisa bersikap tegas dan baik hati. Dan, yang paling penting, jika Anda dengan tulus ingin mencapai tujuan Anda, maka penting bagi Anda untuk memanggil kekuatan ketegasan.

Mengapa kita mengatakan itu?

Karena memiliki sifat asertif akan membantu Anda mengatasi hambatan dan mencapai tujuan Anda akan lebih cepat dari yang mungkin Anda bayangkan. Menurut Mayo Clinic seperti dikutip dari lifehack.org, asertif adalah keterampilan komunikasi paling inti. Yang memungkinkan Anda membela keyakinan Anda dan mengekspresikan diri lebih efektif.

Dan, tentu saja, ada keuntungan lain dari bersikap asertif yaitu:

  • Anda akan mendapatkan rasa hormat orang lain.
  • Anda akan meningkatkan kepercayaan diri dan harga diri Anda.
  • Anda akan menciptakan situasi win-win solusi.
  • Anda akan mendapatkan lebih banyak kepuasan karir.
  • Anda akan menciptakan hubungan yang terbuka dan jujur.

Pada titik ini Anda mungkin bertanya: “Seberapa mudah untuk menjadi lebih tegas?”

Baca: 6 Tips Agar Bisa Bersikap Tegas dan mengatakan TIDAK.

Ya, tentu saja itu akan membutuhkan sedikit usaha dari Anda, tetapi dengan sedikit usaha, Anda pasti bisa menjadi lebih tegas dan lebih sukses.

Untuk membantu Anda memulai, kita akan membagikan kepada Anda sekarang beberapa cara hebat meningkatkan ketegasan Anda.

1.Langsung (Tidak Bertele-tele)

Saran pertama yang kita miliki untuk Anda didasarkan pada filosofi klasik “less is more”.

Ketika berbicara langsung pada poin, Anda tidak boleh membuat tuduhan atau membuat orang lain merasa bersalah atau salah. Dan, tidak perlu penjelasan panjang lebar, yang bisa menyesatkan atau membingungkan penerima.

Sebaliknya, bicara langsung pada poin Anda sesegera mungkin. Seperti dengan mengatakan: “Saya sekarang sedang sibuk, jadi saya tidak bisa membantumu saat ini.”

2.Tetap Tenang Dalam Segala Situasi

Komponen kunci lain dari bersikap tegas atau asertif adalah memiliki kepercayaan diri untuk mengendalikan emosi Anda ketika Anda perlu menyampaikan sesuatu kepada seseorang (kadang-kadang kita tahu bahwa ini sangat sulit).

Triknya adalah melepaskan emosi Anda dari situasi tertentu dan berpikir secara logis. Ini akan membantu Anda agar lebih mudah tampil sebagai pihak yang memegang kendali, dan mau tidak mau akan mendapat respons yang lebih hormat dari pihak lain.

3.Gunakan Pernyataan “SAYA”

Biasakan untuk mengatakan hal-hal seperti, “Saya merasa” atau “Saya percaya.” Dan, hindari frasa seperti “Anda tidak pernah” atau “Anda selalu,” yang segera menempatkan orang pada pertahanan dan dapat menyebabkan komunikasi yang buruk dan menutup setiap kesempatan.

Pernyataan “Saya” membuat Anda lebih percaya diri dan tidak memicu orang lain untuk merasa terserang.

Dengan kata lain, nyatakan mengapa Anda mempercayai sesuatu, bukan mengkritik sudut pandang pihak lain.

4.Berlatihlah Untuk Mengatakan “Tidak”

Ada cara yang bagus untuk mempraktikkan perilaku tegas yang hanya mengharuskan Anda mengucapkan kata 5 huruf … Tidak!

Dengan berlatih mengatakan tidak pada hal-hal yang tidak bisa atau tidak ingin Anda lakukan, Anda akan menggunakan ketegasan Anda dengan cara yang sederhana namun efektif.

Ini adalah jenis pernyataan yang mungkin bisa Anda gunakan:

  • Tidak, saya tidak senang mengerjakan pekerjaan itu.
  • Tidak, saya tidak punya waktu untuk melakukan ini.
  • Tidak, saya memiliki hal-hal yang lebih penting untuk dilakukan.
  • Tidak, saya sedang istirahat makan siang sekarang.
  • Tidak, saya tidak tertarik!

5.Jangan Meminta Maaf

Asertif adalah tentang berkomunikasi serta menyampaikan gagasan, jadi tidak perlu meminta maaf untuk gagasan yang kita sampaikan.

Banyak orang memiliki kecenderungan untuk memulai setiap pernyataan yang berpotensi asertif dengan permintaan maaf. Misalnya, “Maaf mengganggu Anda, tetapi bisakah Anda …” Atau bahkan sekadar, “Hanya menindaklanjuti …”

Ini terlihat lemah dan pasif dan tentu saja tidak asertif.

Ada waktu dan tempat untuk meminta maaf (misalnya, ketika Anda secara tidak sengaja menjatuhkan minuman seseorang!), Tetapi ketika harus bersikap tegas, jangan biarkan nada meminta maaf menghalangi apa yang ingin Anda katakan.

Baca: 7 Tips Agar Mudah Bergaul dan menyesuaikan diri di lingkungan baru.

6.Sesuaikan Bahasa Tubuh Dengan Kata-Kata Anda

Kapan terakhir kali Anda memperhatikan bahasa tubuh Anda?

Jika sudah cukup lama, maka kita sarankan Anda tetap awasi dalam beberapa hari ke depan, terutama ketika berbicara dengan seseorang secara langsung.

Agar tampil percaya diri dan tegas, bahasa tubuh Anda harus sesuai dengan kata-kata Anda. Ini berarti TIDAK merosotkan bahu Anda dan menghindari kontak mata. Sebaliknya, itu berarti berdiri tegap, tegak, dan menatap langsung ke mata orang tersebut.

Dengan melakukan ini, Anda akan memperoleh dua manfaat:

  • Ini akan secara sadar dan tidak sadar mengesankan orang yang Anda yakini
  • Ini akan membuat Anda merasa kuat, terjamin dan percaya diri

Jadi sekarang Anda memiliki 6 cara hebat untuk meningkatkan ketegasan dalam diri Anda.

Tetapi, pengetahuan tentu tidak berguna tanpa tindakan. Itulah sebabnya kita ingin Anda mulai menerapkan tips dan teknik dalam tindakan Anda sekarang juga!

Lakukan ini, dan kami yakin dalam beberapa minggu, Anda akan melihat bahwa Anda menjadi orang yang lebih kuat, lebih asertif, dan lebih dinamis. Dan, dengan sifat-sifat yang disempurnakan ini, Anda akan menemukan bahwa mencapai dan melampaui tujuan Anda akan menjadi kebiasaan bagi Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.