7 Tanda yang Mengindikasikan Seseorang Berpikir Negatif, Simak 7 Langkah Dalam Mengembangkan Cara Kekuatan Pikiran Positif

Ajakan untuk selalu kekuatan pikiran positif dalam segala situasi sudah sering didengungkan, terutama dalam seminar-seminar, acara talk show si TV bertajuk motivasi & inspirasi, para guru, atasan dikantor maupun dalam berbagai pidato.
Semua mahluk yang mendiami dunia ini juga tahu bahwa setiap individu wajib berpikir
positif. Namun anehnya, hal ini bagaikan wejangan yang manis didengar namun
sangat sulit dipraktekan, terlebih bagi orang-orang yang berada dalam situasi
sulit.
Bahkan
pada setiap tertentu pun kita masih kesulitan untuk mengembangkan pikiran
positif, padahal kita semua sudah tahu caranya. Selain tahu caranya, kita juga
sebenarnya udah tahu dampaknya dalam kehidupan kita.
Artikel
lain: Cara
Menghilangkan Rasa Takut Dalam Diri.
Berpikir
positif otomatis memberikan sugesti positif dalam alam bawah sadar seseorang,
alhasil apa yang tertanam dalam otak bibitnya kelas A jumbo semua. Secara tidak
langsung, bibit yang baik akan menghasilkan buah yang baik, itulah sebabnya
realita dan cita-cita lebih mudah terwujud jika sugesti positif lebih dominan
di alam bawah sadar kita.
Dibawah
ini akan saya sampaikan sejumlah perilaku yang mencirikan seseorang berpikir
negatif, semoga saja tidak lebih dominan ya. Untuk itu, biar Anda gak penasaran
ketahui lebih lanjut dalam ulasan berikut.

1. Selalu
Mengaitkan Peristiwa Pahit & Menyakitkan dengan Nasib

tips berpikir positif
Anda pasti pernah mengalami
kejadian menyakitkan, menghadapi masalah bertubi-tubi seolah tiada habisnya,
namun percayalah bahwa hal itu bukanlah nasib Anda. Misalnya Anda gagal
mengalami promosi karir atau malah dipecat, kemudian Anda berpikir bahwa itu
adalah nasib, nyatanya bukan sobat.
Masalah yang kita hadapi
merupakan ujian untuk naik level, itupun
jika kita berhasil menemukan solusinya. Jadi bila saat ini Anda belum
sukses, tentu bukan nasib, toh itu semua merupakan keputusan Anda dimasa lalu.
Apa yang Anda putuskan hari ini menentukan kesuksesan mu kelak.

Tips: Mulailah berpokir solutif!

Nasib Anda dibangun dari
karakter, karakter terbentuk dari kebiasaan, kebiasaan bermula dari tindakan
dan tindakan diawali dari pikiran. Singaktnya, Nasib itu ditentukan oleh
pikiran, jika mau nasibnya baik, perbaiki dulu pikirannya (hulunya).

2. Selalu Bersikap Perimis

Saat akan memulai jualan, mungkin
Anda sering dihantui pertanyaan: Mau nggak ya orang beli buku saya? Atau Apakah
produk yang akan saya jual ini diminati? Atau Saya kapok jualan, karena produk
yang saya jual kurang peminat, padahal saya udah promosi habis-habisan.
Jika benar demikian itu tandanya
pikiran Anda masih mengarah ke hal-hal negatif, dan sikap Anda yang pesimis itu
akhirnya memberikan sugesti negatif, hasilnya juga ikut jeblok. Untuk itu,
mulai saat ini bersikaplah optimis dalam memandang masa depan.

Tips: Bersikaplah Optimis

Jika Anda sudah berusaha, kemudian berhasil itu merupakan “Buah”,
namun jika Anda sudah berusaha, namun ternyata gagal, itu adalah “Bibit/Benih”. Buah yang baik dihasilkan dari benih/bibit yang baik, hal-hal yang baik dihasilkan oleh “Optimisme”.

3. Mencari Kesalahan Disetiap Kesuksesan Orang Lain

Saat Columbus berhasil mendirikan sebutir telur rebus dengan cara meremukan bagian bawahnya agar rata, orang disekelilingnya malah mencibir dengan nada sinis, bahkan ada yang menganggapnya
sebagai orang tak waras.
Terkadang kita pun sering demikian, melihat kesuksesan seseorang dalam seleksi lamaran, kita malah berujar:
pasti dia ada orang dalam, atau pasti dia kasih amplop dan pernyataan lainnya.

Tips: Belajar dari Orang Sukses Untuk KeSuksesan Mu

Saat melihat orang lain ataupun teman kita sukses harusnya kita ikut bahagia, karena kita sewaktu-waktu juga bisa tertulas kesuksesannya, asalkan mau belajar dari orang sukses. Salah satu kunci sukses adalah berada dilingkungan orang sukses dan belajar dari mereka. Dari pada mencibir orang lain, lebih baik belajar dan ikuti yang terbaik.

4. Sulit Menerima Kenyataan Pahit

Saat tidak lulus ujian atau gagal ujian akhir sekolah, sebagian besar mereka merasa frustasi yang akhirnya kehilangan semangat. Memang tidak mudah menerima kenyataan pahit, terlebih jika kita menganggap bahwa kita mampu sehingga menganggapnya remeh.
Sikap yang mesti kita tunjukan adalah dengan menerima kegagalan itu, sedih boleh tapi hanya sekejab kemudian bangkit lagi. Akan jauh lebih mulia jika kita berhasil move on dari kegagalan, dibandingkan meratapi kegagalan atau menyalahkan orang lain atas kegagalan kita.

Tips: Selalu Bersyukur

Saat Anda mengalami kenyataan pahit diluar kuasa Anda, sebaiknya jangan mengeluh atau menyalahkan siapapun. Kalaupun ada yang salah, itu hanya kita sendiri yang salah, karena apa yang kita putuskan hari ini menentukan hasil dimasa mendatang. Bersyukurlah, karena ia dapat membesarkan Jiwa Anda. Baca: Cara Menerima Kenyataan Hidup yang Pahit.

5. Menganggap Masalah Sebagai Penghalang

Saat menjadi pemenang orang bisa menjadi sangat gembira saking hepinya malah jumawa, dan saat dirundung masalah ia justu menganggapnya sebagai penghalang. Masalah yang dihadapi misalnya produk tidak laku, yang disalahkan justru produknya kurang bagus, sepi peminat, salah promo, kemahalan, kempetitor atau yang lainnya.
Nah, tugas utamanya sebenarnya untuk mengenalkan kepada calon pembeli, jika produk kita masih baru tentu kurang peminat dan kita harus kreatif agar orang jadi berminat dan tertarik membeli bahkan jadi pelanggan. Misalnya dengan identifikasi target pasar, promosi lewat online, penjualan sistem bundle.

Tips: Obat Itu Pahit Namun Menyehatkan

Anda pernah minum obat yang rasanya sangat pahit? Sepahit-pahitnya obat, ia dapat membantu menyembuhkan penyakit, demikian juga masalah. Diyakini masalah dapat menjadi tangga untuk naik ke level berikutnya, berdamailah dengan masalah, karena jika Anda
menemukan solusinya Anda akan jauh lebih maju.

6. Senang NgeGosip dan Isu Gak Jelas

Kalau ketemu sama temen-temen sukanya ngomongin si anu atau si tante, itu namanya ngegosip. Besok besok kalo kamu gak ngumpul ama mereka giliran kamu yang dibicarain.
Gak enak emang, dan sepertinya ini sudah mengakar, jika dua orang temen atau lebih berkumpul mulai membicarakan isu yang lagi hot padahal kebenarannya masih diragukan. Sebisa mungkin hindari segala sesuatu yang berhubungan dengan gosip, mending share kebaikan dan cerita bermanfaat yang bikin orang lain ikut ketawa.

Tips: Berbagi Sesuatu yang Bermanfaat

Dari pada ngegosip mending berikan info bermanfaat seperti tips menghemat uang belanja, cara pintar belanja bulanan. Intinya bagikan sesuatu yang bermanfaat sama orang lain.

7. Kurang Percaya Pada Kemampuan Diri Sendiri

Menyerah sebelum berperang adalah salah satu tanda bahwa Anda tidak percaya pada kemampuan diri sendiri. Dari sini kemudian berkembang lagi menjadi sikap pesimis, akhirnya minder dalam pergaulan dan ragus untuk melangkah. Saat berada didalam forum, cenderung menutup diri padahal sebenarnya memiliki potensi, sayangnya kurang berani dan kurang pd.

Tips: Jadilah Diri Sendiri

Supaya lebih PD, ngaca dulu sebelum tampil didepan publik dan perbanyak latihan & praktek gak Cuma teori doang. Masih kurang berani, tulis disecarik kertas kemudian buang ke laut, biarkan ketakutan itu hanyut bersama air laut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.