Begini Cara Praktis Menghadapi Orang Depresi

Cara menghadapi orang depresi

Cara menghadapi orang depresi — Memiliki teman atau anggota keluarga yang kondisi mentalnya sehat adalah hal yang menyenangkan. Sayangnya, dengan banyaknya rutinitas, banyaknya masalah yang dihadapi, sering kali membuat pikiran tidak tenang, tertekan, yang berujung stress dan depresi. Seorang yang mengalami masalah ini tentu saja tidak nyaman dengan dirinya sendiri.

Mereka menjadi tidak tenang, dan hidup terasa tidak menyenangkan. Bersyukur sekali jika kita tidak mengalaminya. Namun, saat menghadapi pribadi yang kebetulan sedang depresi, kita tentu tidak bisa memberikan respons yang sama dengan saat menghadapi mereka yang kondisi mentalnya sehat. Untuk itu, cobalah cara praktis menghadapi orang depresi sebagai berikut:

Dengarkan dia bicara seperlunya

Mengetahui bahwa seseorang tersebut depresi lalu mengucilkannya dari pergaulan tentu bukan hal yang bijak. Namun, berlama-lama berinteraksi dengan pribadi yang sedang depresi tentu akan berpengaruh pada diri pribadi. Alhasil kita pun akan mengikuti irama hidupnya. Untuk itu, jalan tengahnya adalah dengan mendengarkan pembicaraannya seperlunya. Bisa jadi, pribadi yang depresi ini akan mengulang-ulang cerita dan menyebut-nyebut masalah yang dialaminya itu secara bertubi-tubi. Bingung ‘kan jadinya? Dengarkan pembicaraannya secukupnya dan sadari bahwa yang bersangkutan sedang mengalami ketidak seimbangan mental agar tidak terbawa pada arus pembicaraannya.

Baca juga: 13 Cara Unik Untuk Mengatasi Rasa Malu.

Hindari memberikan sikap kontra di hadapannya

Memberikan respon yang berlebihan terhadap pribadi yang sedang depresi bukanlah hal yang bijak. Sikap kontra bisa jadi dalam bentuk penyangkalan kalimat yang diutarakan, justifikasi, dan memberikan nasihat. Pribadi yang depresi hanya ingin meluapkan setumpuk masalah yang ada di dalam pikirannya. Dia ingin curhat dan di dengar, dan bukan ingin dihakimi apalagi dipojokkan. Perbanyak diam dan dengarkan seperlunya. Berikan support agar dia segera keluar dari masalah mental ini.

Kurangi interaksi

Langkah selanjutnya adalah, seperti yang disinggung di muka, mengucilkan bukanlah cara yang bijak. Namun, Anda bisa membatasi interaksi dengan pribadi tersebut yang tujuannya adalah agar tidak terlibat dalam aliran pikirannya secara lebih mendalam. Apakah ini berarti cuek? Tentu tidak! Namun ini adalah upaya untuk menghindarkan diri agar tidak terjebak dalam pusaran pikirannya. Atau, agar kita tidak memberikan respons yang reaktif yang menyakiti. Serahkan kepada ahlinya untuk penanganan yang lebih baik.

Konsultasi dengan psikiater

Langkah berikutnya dalam menghadapi pribadi yang depresi adalah dengan konsultasi ke psikiater. Bisa jadi reaksi yang kita berikan saat berada di dekat mereka kurang tepat. Untuk itu, konsultasi secara langsung dengan psikiater akan sangat membantu. Baik  itu untuk jenis treatment yang diberikan kepada pasien, maupun apa yang sebaiknya kita lakukan sebagai keluarga atau teman dekat dalam memberikan respons yang tepat kepada pihak yang sedang depresi.

Pengobatan rutin

Pasien yang sedang depresi sebaiknya mendapatkan perhatian khusus dari keluarga. Selain memberikan respons yang tepat selaku keluarga pasien, melakukan konsultasi secara rutin pun sebaiknya dilakukan dengan psikiater keluarga. Selain melakukan konsultasi rutin, bisa jadi pihak psikiater menyarankan untuk konsumsi obat-obatan secara rutin hingga pasien benar-benar terhindar dari masalah depresi yang sedang dialami saat ini.

Mengondisikan Lingkungan

Kenapa seseorang pada akhirnya mengalami depresi? Ada banyak sebab, selain aktivitas di tempat kerja yang padat, dan banyaknya masalah yang sedang di hadapi, faktor lingkungan keluarga pun sangat berpotensi menyebabkan seseorang mengalami depresi. Kondisikan lingkungan keluarga yang nyaman, penuh dengan kasih sayang, dan perkataan yang jujur namun tidak kasar. Hindari penghakiman, terima anggota keluarga lain apa adanya sesuai dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya. Berikan dukungan untuk hal positif yang mereka sukai dan hindari pemaksaan kehendak. Berikan kebebasan bagi pribadi yang ingin berekspresi dan hindari kekerasan.

Nah sobat, Cara menghadapi orang depresi tentu saja berbeda dengan cara menghadapi  pribadi yang tidak mengalami masalah kesehatan mental sama sekali. Perlakuan yang berbeda kita berikan untuk menghindari semakin beratnya masalah depresi yang dialami pasien. Salah treatment tentu fatal akibatnya. Dengan tips di atas, diharapkan masalah depresi tersebut segera teratasi dan pasien bisa berinteraksi kembali dengan normal seperti sediakala.

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.