Cara Sederhana Menghalau Prasangka Buruk dari Kekuatan Pikiran Anda

Saat mendengar kabar bahwa teman kita mendapat promosi, perasaan kita jadi GEGANA (Gelisah Galau Merasa) atau malah BAPER.
Harusnya sih Anda hepi-hepi aja atau bahagia punya teman yang sukses.
Demikian pula saat melihat kehidupan orang lain “lebih sukses” terkadang kita bergumam dalam hati: “jangan-jangan dia pakai….”  aha itulah
pasti prasangka buruk kawan
.
Dari prasangka buruk inilah nantinya akan menjerumuskan kita pada hal-hal negatif seperti: rasa iri/dengki terhadap orang lain, merusak kekuatan pikiran dan hubungan baik dengan teman/sahabat, menimbulkan perkataan kasar dan menyakitkan, akhirnya timbulah konflik dan yang paling parah yaitu terserang penyakit hati seperti stres dan depresi.
Apakah Anda merasakan hal yang sama? Semoga aja nggak.
Karena saat ini, sudah cukup banyak orang terserang virus ganas yang cukup mematikan hati & otak (pikiran), dan mudah-mudahan Anda belum sampai kesana. Semoga!
Untuk itu, ada baiknya Anda segera hilangkan pikiran negatif itu sebelum terjadi hal besar yang bisa merugikan Anda. Ini wajib hukumnya, karena kita kudu senantiasa menanamkan benih yang positif dalam pikiran kita agar hasilnya juga positif, mau tau (atau mau tau banget) caranya,
yuk diintip dulu.
cara menghilangkan prasangka buruk

1.Mikir Dulu, Apa Untungnya Buat Anda Mikirin Hal Gituan?

Artis yang mau cerai kok kamu yang repot sih? Berapa banyak waktu yang dihabiskan hanya untuk mikirin hal-hal negatif, lantas goal & planning yang udah Anda susun jadi terbengkalai, yang rugi siapa?
Nah, jika Anda gak punya kepentingan disitu, sebaiknya jangan dipikirin dan kalaupun Anda punya kepentingan, mending tunda dulu atau tinggalkan aja. Untuk itu, sebelum kamu terjerumus kesana pikirkan dulu untung ruginya, oke?

2.Segera Klarifikasi

Anda baru aja dapat kabar dari sosmed  atau broadcast WA di Grup yang belum tentu itu fakta, jadi  jangan langsung percaya dulu sebelum Anda
klarifikasi. Coba deh pastiin dulu kebenarannya sebelum Anda memutuskan sesuatu, kalaupun benar gak musti juga diselesaikan dengan cara kekerasan.
Jika Anda merasa ragu sebaiknya tanyakan langsung kepada orang yang kompeten dalam bidang tersebut, biar Anda merasa lebih tenang. Berburuk sangka itu bikin Anda gak tenang lho, salah-salah ntar jadi fitnah.

3.Hindari Lingkungan Negatif

Jika Anda bermain dilapangan berlumpur sangat mustahil jika Anda tidak terciprat lumpur & kotor, demikian juga dilingkungan negatif.
Bila isi timeline Fb Anda kebanyakan hal-hal negatif yang memprovokasi, atau Anda sering berada dilingkungan orang-orang yang suka GOSIP, ada baiknya dihindari, karena bukan tidak mungkin Anda jadi ikut terpengaruh.
Anda bertanggung jawab untuk memfilter informasi yang masuk baik dari media sosial, berita, kabar burung yang gak jelas atau berita ecek-ecek dari situs tidak terpercaya, karena itu hanya akan membuat Anda makin bimbang. Sesuatu yang Anda pikirkan berulang-ulang setiap hari bisa jadi terjadi beneran.

4.Udah Tahu Itu Salah jangan Dilanjutin Dong

Jika Anda sudah tahu bahwa berpikir negatif atau berprasangka buruk itu tidak baik (salah) jangan diteruskan, segera ubah paradigma Anda dengan melihat dari sudut pandang berbeda.
Misalnya Anda udah tau kalo ngegosip itu gak baik, trus pas ngumpul Anda masih aja ikutan ngegosipin seseorang, gak baik tu. Lain waktu jika kamu gak ikut ngumpul bisa-bisa kamu juga diomongin lho…dari pada ngegosip mending baca-baca artikel di bejanakehidupan.com, selain untuk nambah wawasan juga untuk melatih kekuatan pikiran Anda.

5.Hindari Parno (Khawatir Berlebihan)

Khawatir merupakan sinyal dari firasat kita yang betujuan mengingatkan agar kita mawas diri, namun berlebihan alias Parno (Paranoid) tentu tidak baik gan. Jika kita tidak pernah berbuat salah (membenci orang lain), tak mungkin orang lain membenci kita.
Kalaupun Anda merasa bahwa ada orang lain yang tidak suka dengan Anda atau membicarakan Anda dibelakang, singkirkan itu semua (cuekin aja). Kalau emang Anda tidak merasa salah ya gak usah pedulikan, nanti juga reda sendiri kok.
Ada kalanya sesuatu yang kita khawatirkan tidak benar-benar terjadi atau bahkan yang terjadi justru sebaliknya. Misalnya Anda khawatir dimarahi bos karena gak capai terget, yang terjadi justru Anda bukan dimarahi malah di berikan bimbingan (coaching) langsung darinya, jadi jangan baper ya.

6.Pikirkan Hal-hal yang Baik

Jika teman Anda tiba-tiba berubah sikapnya kepada Anda yang mana Anda sendiri bingung apa penyebabnya, jangan ikut-ikutan bersikap buruk terhadapnya. Lebih baik cari tau dulu apa penyebabnya berubah, yang pasti Anda ambil aja hikmah dari setia kejadian.
Mulailah memikirkan sisi baik dari teman Anda tadi, atau ambil pelajaran dari setiap kejadian yang telah Anda alami. Misalnya Anda gagal dapat promosi, mungkin Anda kurang giat dan lebih banyak belajar, bisa jadi waktunya belum tepat atau Anda punya rejeki yang lain.

7.Berpikir Sejernih Embun Pagi

Jika pikiran Anda positif, Anda pasti bebas dari prasangka buruk atau khawatir, demikian sebaliknya. Untuk itu, menjernihkan pikiran dari berbagai gangguan perlu dilakukan, bisa dengan cara brainstorming atau meditasi.
Bisa juga Anda sisihkan waktu untuk sendiri, bisa dengan cara rekoleksi sambil introspekdi diri, berdoa dan memohon petunjuk kepada Tuhan.
Apapun yang terjadi pada Anda hari ini itu adalah hasil keputusan Anda setahun atau mungkin 5 tahun yang lalu.
Jika Anda ingin hasil yang baik dimasa mendatang maka buatlah keputusan tepat hari ini, mulailah untuk berpikir jernih dan positif hari ini agar keputusan Anda juga ikut baik.
Terima kasih sudah menyempatkan waktu Anda untuk membaca artikel ini, silahkan di share jika Anda ingin membagikannya kepada teman Anda yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.