Inilah Sikap Yang Harus Kita Tunjukan Jika Melakukan Kesalahan

Apakah Anda takut Melakukan Kesalahan? Sedemikian takutnya Melakukan Kesalahan sehingga Anda tidak pernah berusaha
untuk mencobanya. Silahkan Anda pikirkan kembali, bukankah hal tersebut
benar-benar tidak masuk akal. Karena tidak pernah mencoba untuk melakukan
sesuatu sebenarnya Anda telah mengalami kegagalan. Intinya takut Melakukan
Kesalahan adalah penyebab terbesar kegagalan Anda.

Dalam melakukan sesuatu, pernahkan
terbersit dalam pikiran Anda akan rasa takut Melakukan
Kesalahan? Perhatikan dan pelajarilah rasa takut
yang Anda rasakan. Perhatikan pula pesan yang ingin disampaikannya.
Biasanya pesan yang disampaikan rasa
takut seperti ini: rasa takut membuat Anda lebih waspada, rasa takut memberi
Anda energi ekstra, atau rasa takut membuat Anda mampu untuk mengatasi
tantangan tersulit. Tidak ada yang mampu mendorong sumber daya dalam diri Anda
lebih dari rasa takut.
Jika Anda mampu mengelola rasa takut,
sebenarnya ia ada untuk mendorong Anda untuk maju, bukan menghalangi Anda untuk
maju. Biarkan rasa takut mengajarkan Anda untuk maju. Biarkan rasa takut mempersiapkan
Anda, akan tetapi jangan sampai membuat rasa takut menghentikan Anda.
Disaat rasa takut menahan Anda, coba
perhatikan baik-baik apa yang menyebabkan rasa takut dan Anda akan menemukan
alasannya untuk bergerak lebih maju.
Sikap Anda pada saat Melakukan
Kesalahan:
  • Berhenti
    merasa takut dan teruslah berusaha untuk mencoba sampai berhasil.
Anda tidak perlu merasa takut
saat Melakukan Kesalahan, karena kesalahan adalah sesuatu yang wajar terjadi
tersebih jika baru pertama kali melakukannya. Yang perlu Anda lakukan adalah
terus menerus berusaha untuk mencobanya sampai Anda berhasil melakukannya.
Pernahkan Anda mengetahui
bahwa seorang pemain sepak bola profesional, sering melakukan kesalahan bahkan
tidak bisa mencetak satu gol pun dalam satu pertandingan. Namun mereka tidak
berhenti sampai disitu, mereka berusaha terus menerus hingga akhirnya berhasil
mencetak gol ke gawang lawan.
  • Belajarlah
    dari kesalahan yang telah Anda lakukan.
Kesalahan yang Anda lakukan
adalah sebuah pelajaran berharga jika anda mampu mengelolanya dengan baik. Bagaimana
cara mengelolanya? Tentu mempelajari bagian mana terjadi kesalahan, karena
keseluruhan proses, tidak semua salah pasti ada bagian-bagian tertentu yang
salah.
Jadi temukan bagian yang
salah tersebut, dan cobalah kembali setelah bagian yang salah tadi telah
diperbaiki.
Sebagai ilustrasi: Anda
membuat sebuah kotak pembungkus makanan. Pada awal pembuatan tentu hasilnya
tidak akan sempurna meskipun polanya telah baku. Hal itu adalah biasa karena
jika Anda berhenti disitu maka Anda tidak akan pernah menemukan kotak pembungkus
makanan yang benar.
  • Mengakui
    kesalahan dan perbaiki segera kesalahan.
Anda tidak perlu menghindar
dari kesalahan yang Anda lakukan dengan mencari alasan yang sangat baik. Katakan
pada diri Anda bahwa Anda hampir berhasil melakukannya bukan malah mengatakan
Anda telah gagal melakukannya. Karena itu akan membuat Anda berhenti untuk
mencobanya.
Jika Anda melakukan
kesalahan, Anda harus segera mengakuinya. Mengakui kesalahan tidak lantas
menurunkan martabat Anda. Hal ini bahkan akan membuat orang lain mengacungkan
dua jempol terlebih Anda mengakuinya dengan terbuka.
Setelah Anda mengakui
kesalahan tersebut, segeralah untuk memperbaikinya. Jangan sampai terjadi
penundaan lagi, karena ini akan mengakibatkan menurunnya kepercayaan orang
lain, ataupun Atasan Anda. Segera memperbaiki juga tidak harus asal cepat,
melainkan tepat.
  • Tidak
    melakukan kesalahan berulang-ulang, cobalah melakukan dengan cara berbeda.
Anda pasti sedang bermimpi
jika mengharapkan hasil berbeda dengan cara yang sama berulang-ulang. Melakukan
kesalahan berulang tanpa mau melakukan inovasi tentu akan membuat reputasi akan
menurun dimata atasan Anda.
Lakukan inovasi terus menerus
dari tindakan Anda, karena dunia ini selalu mengalami perubahan yang dinamis. Jadi
jika kita bertahan dengan pendirian kita yang salah tentu akibatnya kesalahan
akan terus menerus terjadi.
Suatu pekerjaan bisa
diselesaikan dengan berbagai cara berbeda dan tentunya hasilnya pun akan
berbeda pula. Adalah hal yang mustahil jika kita ingin membuat perubahan atau
inovasi jika cara yang kita lakukan masih seperti yang dulu.
Pernah dengar lagu “Aku Masih
Seperti Yang Dulu”? ya, itu adalah konteks yang berbeda dengan topik yang
sedang kita bahas. Akan tetapi ada kaitannya yaitu prosedur tetap yang berubah
adalah cara melakukannya.

Kesimpulannya:
Kegagalan paling abadi adalah tidak
pernah mau memulai sesuatu atau tidak pernah bertindak. Bila Anda telah mencoba
sesuatu untuk bertindak dan ternyata Anda Melakukan Kesalahan Anda telah memperoleh sesuatu yang bisa dipelajari dan mungkin
dicoba kembali di lain waktu. Intinya Anda akan semakin dekat dengan
keberhasilan jika Anda terus menerus berusaha.
Kutipan
Kata Bijak Hari Ini:
Saat
salah satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain akan terbuka. Hanya seringkali
kita terpaku begitu lama pada pintu yang tertutup tadi sehingga tidak melihat
yang terbuka Untuk kita.
(Helen Keller)
Sekian sharingnya, semoga bermanfaat!

Salam sukses!

11 Comments

  • Ibrahim M.Pd.I berkata:

    kalau melakukan kesalahan hendaknya kita terus intropeksi diri terus ya mas, sehingga kesalahan itu tidak akan terulang kembali

    • daniel berkata:

      Iya, Saya sangat setuju nih dengan pendapat Bapak. Jika salah harus introspeksi diri agar tidak mengulanginya. yang tenpenting lagi jangan berhenti sampai disitu setelah melakukan kesalahan, keep smile dan teruslah berusaha.

      Salam Sukses Pak, Trims udah berkunjung dan komen yang membangun ini.

  • kita punya berkata:

    Jangan takut salah, dan teruslah mencoba. Orang yang sukses bukanlah orang yang tidak pernah gagal, tetapi adalah orang yang gagal lalu terus bangkit dan bangkit.

    • daniel berkata:

      Semakin menguatkan…terima kasih atas tambahan penjelasannya mas

  • Chelin 1995 berkata:

    biar salah yang penting nyiba dulu… trabas aja… gitu ya mas kira2?

    • daniel berkata:

      boleh juga seperti itu, namun Gak gitu2 amat si…nyobanya kan musti perhitungan juga….yang terpenting berpikir sebelum bertindak, akan meminialisir kerugian dan penyesalan

  • Saya telah melakukan kesalahan. Meskipun saya sudah mengakui kesalahan yang saya lakukan dan telah memperbaiki, ternyata saya mendapatkan masalah lagi. Hal ini menjadikan saya tidak nyaman dalam bekerja. Apakah saya harus mengajukan pengunduran diri? Karena perasaan yang tidak enak hati ini.

    • daniel berkata:

      Menurut saya Anda tidak perlu resign, cobalah untuk berpikir ulang karena keputusan saat emosi bs aja keliru. Perhatikan lagi setiap kesalahan yang Anda lakukan, apakah itu sangat fatal sehingga Anda merasa tidak enak bekerja atau malah itu hanya baper aja?

      Ada baiknya urusan resign atau tidak, itu Anda ambil keputusan dengan kepala dingin, dan yang paling penting kompromikan dgn orang terdekat, bisa sahabat, pacar/suami atau mungkin ortu.

      Tetap semangat dan optimis

  • Sriwidya N berkata:

    Bagus artikelnya. Sy udah 10th ga kerja. Ini baru kerja 17hari, Jd pas kerja apalagi d negeri org, byk kesalahan2 kecil yg saya lakukan. Apa perlu sy bilang ke bos bahwa sy telah melakukan kesalahan kecil sy sebelum dtanya? lupa matikan

    • daniel berkata:

      Bisa juga, sebagai bentuk pertanggung jawaban…meskipun kecil tapi harus tetap diakui

  • […] melakukan kesalahan? Tentu saja pernah karena artikel sebelumnya telah pernah saya bahas yaitu Berhenti Merasa Takut Jika Melakukan Kesalahan. Jawabannya tentu sangat beragam, bisa ‘ya’ bisa ‘tidak’ tergantung dari konteks yang […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.